Saya masuk ke IPTP Peternakan IPB melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SNMPTN ). IPTP merupakan pilihan kedua saya bukan pilihan pertama saya, pilihan pertama saya adalah  Teknik Mesin UGM. Masuk ke perguruan tinggi negeri bukanlah keinginan saya  karena masuknya yang sulit banyak saingan dan saya lulusan dari STM yang lebih mementingkan langsung bekerja. Keinginan orang tua sayalah yang mendorong agar saya meneruskan ke pendidikan selanjutnya.

Selama 2 bulan saya mengikuti kelas intensif di bimbingan belajar, banyak mata pelajaran yang tidak saya dapatkan selama di STM  saya pelajari di bimbingan belajar. Ejekan dari orang lain saya dapatkan mulai dari keluarga maupun dari teman sendiri. Mereka bilang mana mungkin anak STM bisa masuk ke perguruan tinggi negeri apalagi yang favorit. Dari situlah saya ingin membuktikan ke orang lain bahwa anak STM  juga bisa masuk ke  PTN favorit  bukan hanya untuk anak SMA saja. Disela waktu saya mengikuti bimbel untuk tes masuk ke PTN, saya juga mengirim surat lamaran pekerjaan ke Pertamina dan PT KAI untuk cadangan kalau nanti saya tidak masuk ke PTN.

Hari- hari yang menegangkan datang, selama 2 hari saya mengikuti tes SNMPTN di SMA Kristen. Kelas yang dapat menampung sekitar 20 orang tersebut hanya saya sendirilah yang dari STM. Setelah menunggu selama 1 bulan akhirnya hasil tes SNMPTN di umumkan. Kerja keras saya selama 2 bulan akhirnya terbayar sudah dengan diterimanya saya ke PTN Institut Pertanian Bogor jurusan Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan. Walaupun bukan pilihan pertama tapi intinya saya telah membuktikan ke keluarga dan teman saya kalau anak STM juga mampu masuk ke PTN favorit.

Search
Archives